Skip to Content
Loading...
Admin
Admin
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Tingkatkan Mutu Akademik, STAI Darul Abrar Aceh Jaya Datangkan Pakar OJS dan Publikasi Ilmiah

STAI Darul Abrar Aceh Jaya gelar Bimtek OJS 3 dan publikasi ilmiah bersama pakar, tingkatkan kapasitas dosen menuju SINTA dan Scopus.


Calang - Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Abrar Aceh Jaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Open Journal Systems (OJS) 3 dan Penulisan Artikel Ilmiah dari Level Author hingga Editor, sebagai upaya peningkatan kapasitas dosen dan pengelola jurnal, dengan menghadirkan narasumber nasional Khairul Amin, M.Sos., seorang sosiolog, pengembang OJS dan website, serta editor dan reviewer berbagai jurnal ilmiah terakreditasi SINTA, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus STAI Darul Abrar Aceh Jaya tersebut diikuti oleh dosen dan pengelola jurnal, dengan materi yang mencakup proses penulisan artikel sebagai author, pengelolaan submit naskah, proses review, hingga tahapan editorial oleh editor, sehingga peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang alur kerja jurnal ilmiah berbasis OJS.

Plt. Ketua STAI Darul Abrar Aceh Jaya, Dr. Khairizzaman, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis kampus dalam meningkatkan mutu akademik serta memperkuat kemampuan dosen dalam publikasi ilmiah dan pengelolaan jurnal berbasis OJS.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terdapat dua agenda utama dalam kegiatan tersebut. Pertama, pelatihan OJS 3 sebagai platform standar yang banyak digunakan dalam pengelolaan jurnal elektronik. Menurutnya, penguasaan OJS 3 memungkinkan dosen memahami seluruh alur penerbitan jurnal, mulai dari proses submission, review, editing, layout, hingga publishing. Kemampuan tersebut sangat penting untuk mendukung pengelolaan jurnal yang profesional, transparan, dan sesuai dengan standar akreditasi jurnal nasional.

Kedua, pelatihan penulisan artikel ilmiah dan publikasi yang menjadi salah satu indikator utama kinerja dosen dan perguruan tinggi. Melalui pelatihan ini, dosen memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun artikel ilmiah yang memenuhi standar akademik, mulai dari penyusunan judul, abstrak, metodologi, analisis data, hingga teknik sitasi dan penyusunan daftar pustaka. Kompetensi tersebut diharapkan mampu mendorong dosen menghasilkan karya ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.

Dalam pemaparannya, narasumber Khairul Amin, M.Sos. menegaskan pentingnya pemahaman terhadap sistem indeksasi dan akreditasi jurnal ilmiah di Indonesia maupun internasional, seperti SINTA (Science and Technology Index) serta Scopus sebagai salah satu pengindeks bereputasi global.

“Tidak semua orang mampu mengelola atau membuat jurnal. Bahkan banyak lembaga yang belum mampu mengelola jurnal dengan baik. Peran perguruan tinggi sangat penting karena kampus memiliki sumber daya untuk melahirkan jurnal-jurnal ilmiah yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa SINTA menjadi sistem pemeringkatan jurnal nasional, mulai dari Sinta 1 hingga Sinta 6, sedangkan Scopus merupakan salah satu indeks internasional yang menjadi standar reputasi publikasi ilmiah global.

“SINTA itu menjadi ukuran kualitas jurnal di Indonesia, sedangkan Scopus adalah level internasional. Karena itu, pengelolaan jurnal harus benar-benar profesional agar bisa masuk dalam indeksasi yang lebih tinggi,” jelasnya.

Khairul Amin juga menekankan bahwa seluruh proses editorial harus terdokumentasi dengan baik melalui OJS, mulai dari submit, review, revisi, hingga publikasi.

“Yang paling penting dalam pengelolaan jurnal adalah adanya record pada setiap tahapan. Semua proses harus terdokumentasi dengan baik karena itu menjadi syarat penting dalam akreditasi jurnal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar pengelola jurnal tidak menggunakan jasa perantara yang tidak resmi dalam proses publikasi artikel. 

“Pastikan artikel dikirim langsung melalui OJS jurnal yang bersangkutan, bukan melalui perantara yang tidak jelas. Banyak agen yang tidak memiliki izin resmi dari pengelola jurnal,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kepemilikan akun Google Scholar bagi dosen sebagai bukti rekam jejak akademik yang dapat diakses secara publik.

Bimtek ini membahas secara teknis seluruh alur pengelolaan OJS 3, mulai dari peran author dalam penulisan dan submit artikel, proses review oleh reviewer, hingga pengelolaan editorial oleh editor, serta pentingnya pengelolaan metadata agar artikel dapat terindeks dengan baik di berbagai pengindeks ilmiah.

Melalui kegiatan ini, STAI Darul Abrar Aceh Jaya berharap dosen dan pengelola jurnal semakin profesional dalam mengelola jurnal ilmiah serta mampu meningkatkan produktivitas publikasi dan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional.


Share

Related Posts

Confirmation of Closure

Are you sure you want to close this video playback?