Skip to Content
Loading...
Admin
Admin
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Dosen STAI Darul Abrar Tembus Forum Internasional! Asah Riset di APSICIS 2026 Bareng Ahli KITLV Belanda

Dosen STAI Darul Abrar Aceh Jaya Perkuat Metodologi Riset melalui International Guest Lecture APSICIS 2026

 

BANDA ACEH — Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Abrar (STAI DA) Aceh Jaya turut ambil bagian dalam kegiatan International Guest Lecture yang diselenggarakan Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian 1st Ar-Raniry Postgraduate Student International Conference (APSICIS) 2026 yang menghadirkan akademisi dan peneliti internasional dalam bidang studi keislaman kontemporer.

Forum akademik internasional ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas akademik dosen dan mahasiswa dalam pengembangan studi keislaman berbasis riset kontemporer. Kehadiran dosen STAI DA menjadi bentuk partisipasi aktif dalam penguatan kompetensi akademik sekaligus perluasan jejaring ilmiah internasional.

Kuliah tamu internasional tersebut menghadirkan David Kloos, Senior Researcher dari KITLV (Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies), Belanda.

Dalam pemaparannya, David Kloos mengangkat tema “Metode Penelitian Gender, Media, dan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Studi Keislaman.” Tema tersebut membahas pendekatan penelitian kontemporer yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam kajian Islam.

Ia menjelaskan pentingnya penggunaan pendekatan interdisipliner dalam penelitian keislaman, khususnya dalam mengkaji isu gender, media, dan dinamika sosial-keagamaan masyarakat Muslim modern.

Menurutnya, integrasi teori sosial, antropologi, studi media, dan kajian Islam menjadi unsur penting dalam membangun desain penelitian yang kuat, relevan, dan kontekstual terhadap perkembangan masyarakat saat ini.

Tidak hanya itu, David Kloos juga membagikan pengalaman risetnya mengenai keterlibatan ulama perempuan dalam dakwah Islam di Malaysia. Penelitian tersebut tidak hanya menyoroti peran sosial-keagamaan perempuan, tetapi juga memperlihatkan penerapan teori dan metodologi penelitian yang tepat dalam studi Islam kontemporer.

Ia menilai tantangan utama dalam penelitian studi Islam dewasa ini tidak hanya terletak pada proses pengumpulan data, melainkan juga pada ketepatan penggunaan kerangka teori, konsistensi metodologi, serta kemampuan peneliti membaca realitas sosial secara kritis dan reflektif.

Kegiatan International Guest Lecture tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Ruang Rapat Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Partisipasi dosen STAI DA dalam forum ilmiah internasional itu diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik, memperkuat metodologi penelitian, serta mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang relevan dengan perkembangan isu global dalam studi Islam kontemporer.

Share

Related Posts

Confirmation of Closure

Are you sure you want to close this video playback?